WhatsApp Bisa Dihack, Hati-hati

WhatsApp oleh beberapa pakar diklaim mempunyai kerusakan desain yang bisa dimanfaatkan oleh hacker. Celakanya, hal itu memungkinkan para hacker itu memata-matai aktivitas pengguna WhatsApp.

Kerusakan desain yang dimaksud adalah layanan yang membantu pengguna WhatsApp melihat apakah teman chatting mereka sedang online atau tidak. Sayangnya, layanan tersebut terbukti bisa diretas.

Dikutip dari Daily Mail (10/02), berawal dari kerusakan desain tadi, hacker diketahui telah menciptakan sebuah virus yang mampu membobol pengaturan keamanan milik WhatsApp.

Akibatnya, mereka bisa memantau aktivitas online pengguna WhatsApp yang menjadi target, berikut kapan saja mereka mengganti foto profil dan status. Dengan kata lain, seorang hacker bisa men-stalking Anda dari WhatsApp. Cukup menakutkan bukan?

Kerusakan desain WhatsApp ini juga diamini oleh pengembang aplikasi asal Belanda, Maikel Zweerink. Menurut Zweerink, hal ini bukanlah sebuah aksi peretasan atau eksploitasi, tetapi memang bukti kerusakan WhatsApp.

"Pengaturan keamanan WhatsApp seolah-olah terlihat memberikan kuasa penuh pada Anda, namun kenyataannya hanya sebagian kecil saja," ungkap Zweerink.

Pria tersebut juga berhasil membuat virus sederhana yang bisa menampilkan timeline perubahan status WhatsApp.

Hal ini tentu saja membuat banyak pengguna WhatsApp panik. Terlebih saat ini WhatsApp sudah menjadi aplikasi chatting dengan pengguna terbanyak, yakni 700 juta. Tiap harinya, tidak kurang dari 30 miliar pesan dikirim via WhatsApp.