Grup Band Linkin Park Batalkan konser Di Amerika Utara

Grup band Linkin Park membatalkan konser di Amerika Utara sebulan sebelum konser berlangsung gara-gara sang vokalis, Chester Bennington, mengalami cedera kaki.

Linkin Park yang membuka tur terbaru pekan lalu di Orlando, Florida, dijadwalkan untuk manggung sampai 14 Februari dalam perayaan Hari Valentine di Edmonton, Kanada.

”Saya benar-benar kecewa. Karena cedera ini, sangat mustahil untuk melanjutkan tur. Dua pertunjukan awal benar-benar magis,” kata Bennington dalam sebuah pernyataan, Selasa (20/1) malam.

Namun, Linkin Park akan terus berkonser pada musim panas, termasuk tampil dalam edisi perdana Rock AS in Rio. Band ini sudah melakukan tur Eropa tahun lalu. Linkin Park yang dibentuk pada pertengahan 1990-an oleh sekelompok remaja SMA di pinggiran kota Los Angeles itu kini menikmati kesuksesan melalui album Hybrid Theory yang melejit tahun 2000 dan memenangi hati pencinta hard rock serta basis penggemar alternatif.

Linkin Park telah menjual lebih dari 68 juta keping album dan terbukti menjadi band eksperimental, membawa elemen rap dan elektronik ke dalam musik, meski album terbaru mereka, The Hunting Party, kembali ke genre hard rock.

Linkin Park sedang tur bersama dengan Rise Against, band punk Chicago yang dikenal dengan politik sayap kirinya dan advokasi hak-hak satwa, juga Of Mice and Men, grup metal California.